Update Pusaka News - “Nirwana” bukan sekadar lagu rindu. Ia adalah sepotong ingatan: tentang luka yang pernah membasuh dada, dan tentang satu ruang penerimaan yang membuat manusia tetap berdiri walau serapuh-rapuhnya diri.
Dirilis di fase kematangan musikal dan kontemplasi batin yang semakin jernih, Virzha mempersembahkan single terbaru bertajuk “Nirwana” sebuah renungan lirih yang mengingatkan pendengar bahwa di tengah malam yang panjang, selalu ada pelukan tak bersyarat yang menenangkan ingatan paling berisik di kepala.
Liriknya seolah lahir dari lorong paling sunyi dalam diri manusia tempat segala yang pernah runtuh, menganga, dan menyisakan nyeri yang tak sempat sembuh tetap disimpan, namun tetap dipilih untuk dihadapi, bukan dihapus.
“Malam yang panjang / terbalut luka mendalam / tak sengaja ku mengarungi hatimu yang beku…”
Dalam kepelikan emosi
itu, lagu ini menghadirkan satu kata kunci: menerima. Menerima bahwa manusia
bisa rapuh, bisa tersesat, bisa berharap, dan tetap butuh dipeluk tanpa
ditanya.
Refrainnya mengulang bukan untuk estetika semata, melainkan sebagai mantra pengingat:
“Oh kau Nirwana — genggam tanganku dan jemari lemahku…”
Dengan riff melodi pembuka yang tegas dan langsung menggenggam telinga, “Nirwana” bergerak bukan sebagai balada yang lembek, melainkan sebagai pengakuan emosional yang memiliki tulang. Ketegasan pada introduksi menjadi kontras elegan bagi lirik yang rapuh membuat lagu ini terasa seperti dada yang berdegup kencang di bawah tubuh yang tampak diam. Di tangan Virzha, tema kerentanan ini tak jatuh menjadi melankolia murahan melainkan kesaksian yang jujur atas pengalaman eksistensial manusia ketika mencari tempat pulang.
“Nirwana bukan tentang pelarian dari luka, melainkan pengingat bahwa ada ruang yang tetap memeluk, bahkan ketika kita tidak lagi kuat untuk memeluk balik,” ungkap Virzha.
Melalui “Nirwana”, Virzha kembali memperdalam karakter musikalnya: intens, personal, dan puitis. Di bawah label VC Studios, single ini menjadi ekspresi jujur tanpa sensor emosional
mengizinkan seluruh goresan batin tampil apa
adanya, namun tetap rapi secara estetika dan produksi.
Single
“Nirwana” akan dirilis secara
digital pada 25 Oktober 2025, dan
tersedia di seluruh platform musik digital.
Video klipnya akan menyusul, sebagai lanjutan visual dari perjalanan
batin yang diceritakan dalam lagu ini.

